About Me

My photo
This is My Blog, its all about football !!

Sunday, December 28, 2008

Menulis?? gampang !!

Tio, 23 desember 2008

Menulis itu gampang

Banyak yang membahas tentang ini, buku, artikel Koran, acara TV dan seminar-seminar. Bahasannya menarik dan “mudah” dicerna. Tapi yang saya kurang setuju; motivasi yang mereka sampaikan ujung-ujungnya selalu dikaitkan dengan uang, contohnya: hasil tulisan dikirimkan ke media lalu akan mendapatkan sejumlah uang sebagai kompensasinya, atau menerbitkan buku dan bila buku itu meledak, bayangkan dengan penghasilan yang akan didapat.
Segala yang terjadi didunia ini koq sepertinya selalu dikaitkan dengan uang sih (…..). memang tidak mudah memotivasi orang lain, tapi cara yang mungkin sekarang dianggap paling efektif adalah dengan menjanjikan uang sebagai alasan dasarnya.
Setiap hasil karya manusia itu idealnya merupakan karya besar yang tidak bisa dinilai dan dibanding-bandingkan dengan uang.

Seni bagi saya adalah sebuah kegiatan yang dilakukan sebagai wujud respon makhluk yang berinteraksi dengan alam sekitarnya, suatu tindakan idealis dan merupakan bahasa untuk kalangan tertentu sebagai media komunikasi untuk menyampaikan yang ingin disampaikan oleh setiap pribadi hidup.

Dan bila kemudian ada beberapa orang yang mengaitkan seni dengan uang, bisa dibilang orang-orang tersebut bukan seniman, tapi pekerja seni. Yang artinya seni digunakan sebagai media untuk mendapatkan penghasilan darinya. (tapi saya tidak mengatakan pekerja seni itu salah lho)
Memang perlu ada proses untuk mencapai sesuatu, dan selama proses yang dikerjakan itu positif bebas-bebas saja untuk setiap individu melakukan apapun.

Koq jadi melebar gini ya ceritanya, sebenarnya saya ingin menyampaikan sesuatu seperti judul di atas, tapi ga apa-apa lah ya, hm hm…

Yang akan saya sampaikan berikut ini adalah sebuah ajakan untuk mereka yang sanggup dan mau mengubah paradigma yang selama ini membuat kita terjebak materi dalam menjalani kehidupan sebagai khalifah Allah di alam ini. Mari kita berkhayal dan mulai-untuk sesaat-membayangkan bahwa kita adalah seorang manusia yang baru dilahirkan di dunia ini, dibekali akal pikiran dan sepaket media untuk menceritakan yang telah, sedang, dan akan kita alami.

Sebenarnya bukan semuanya dari hasil mikir sendiri sih tapi dari setiap media yang saya baca, dengar, dan lihat (jujur banget sih, biarin, orang jujur mulai berkurang!) tapi ini bukan nyontek lho ya, nyontek mah plagiat ateuh. Karena tugas manusia sebenernya bukan mencipta, tapi hanya untuk beribadah kepada Allah, dan mengingatkan merupakan salah satu ibadah yang harus dijalankan.

Let me start;

Kebebasan menulis

Kita mulai dari teori lalu prakteknya. Begini, banyak media yang menyampaikan bagaimana menulis yang baik dan benar. Ketentuan-ketentuan seperti gramatikal, majas-majas, idiom dan apalah itu namanya (haha, sori nih) sedikit banyak mempengaruhi (baca= menakut-nakuti) para calon penulis (termasuk saya :)).

Saya ingatkan satu hal; kehidupan masa kecil kita (umumnya lho ya) seperti tidak terbebani oleh apapun. Kita bermain sepuasnya, ketawa seenaknya, menangis sejadinya, dan hal-hal lain yang kita tidak perlu mikirin orang lain mau bicara atau berprasangka apapun terhadap kita. Beranjak remaja, kemudian dewasa, mulailah petualangan terjadi, dan terbentuklah setiap pribadi yang masing-masing memiliki paradigma sendiri.

Otak kita terdiri dari Otak kanan dan otak kiri. Otak kanan adalah sumber informasi dan Otak kiri adalah hakim yang bertugas mensortingnya.

Setiap pribadi manusia mempunyai kualitas otak yang berbeda. Otak kiri seorang optimis -menurut saya- akan lebih “memihak” kepada otak kanan, tapi seorang pesimis akan lebih banyak bekerja dalam membantah kinerja otak kanan. Rasa takut salah, malu, gagal, dan tidak percaya diri akan semakin membuat otak kiri menjadi skeptic terhadap otak kanan dan akibatnya (bila dihubungkan dengan proses menulis) akan membuat ide-ide yang muncul dari otak kanan tersebut tidak jadi dikeluarkan dan hasilnya karya yang akan dibuat tidak akan selesai-selesai.

Akal pikiran kita menangkap menampung dan mengelola setiap informasi yang sampai, dari situ dimulailah proses-boleh tdk saya menyebutnya-evolusi (tolong jangan kaitkan dengan teori Darwin). Lingkungan tempat yang kita singgahi, pengalaman verbal, visual, dan spiritual yang kita alami sejatinya adalah jatah atau bagian yang telah, sedang dan akan kita terima, dan bagi mereka yang menyikapinya secara skeptic hal-hal negative yang dialami akan mereka anggap sebagai sebuah masalah yang bikin pusing.

Semua memori yang terekam dan tersimpan tidak semuanya bisa terkelola dengan baik, semua informasi yang masuk tersebut bisa jadi akan membentuk seperti bola salju yang akan terus membesar dan akhirnya tidak akan tertampung oleh space yang tersedia di dalam tubuh kita (baca: otak) bila kita tidak bisa mengelolanya dengan baik. Untuk itu sepertinya sudah sewajarnya kita sampaikan, sorting dan kita cerna. Seperti halnya proses pencernaan, semua makanan yang masuk ke dalam tubuh kita akan dicerna dan diolah. Yang diperlukan akan dikonsumsi dan bagian yang tidak diperlukan akan dikeluarkan oleh tubuh. (koq jadi ngelantur gini? Ga papa lah ya, karena sekarang saya sedang menulis dengan otak kanan saya).

Sekarang saya sedang berandai-andai, boleh tidak ya kita samakan akal pikiran tersebut dengan otak kanan dan otak kiri
· Akal = Otak kanan
· Pikiran = Otak kiri
Akal, ide, data, informasi, dan kebebasan adalah isi otak kanan kita. Otak kiri sebagai editor dan berpikir untuk menyeleksi setiap segala hal yang dikeluarkan otak kanan, kemudian direalisasikan dalam bentuk verbal dan visual yang kemudian dikomunikasikan manusia sebagai fungsinya sebagai makhluk social.

Yang dibutuhkan untuk bisa menulis adalah tiga syarat, yaitu:
Yang pertama TULIS
Kedua TULIS,
Dan yang ketiga TULIS terus ! ga usah banyak mikir benar salah

Perlu penjelasan :) ??

Well, seperti halnya menggambar atau melukis, menulis juga memerlukan keberanian. Keberanian dalam arti jujur pada diri sendiri, berani menuliskan apapun tanpa ada rasa takut salah, tidak sesuai aturan atau prosedur penulisan.
Tuliskan setiap hal yang lewat di kepala anda (itu isi otak kanan anda) apapun itu, berhubungan atau bahkan yang tidak berhubungan sama sekali.

Berikut contoh proses menulis pake otak kanan:
Mengapa kita terkena imbas krisis nya amerika, krisis global (apa tuh global?)
Global= keseluruhan dari sesuatu yang sedang terjadi
Karena amerika memegang peranan penting di perekonomian dunia, karena amerika mendunia
Barrack obama, bush, Hilary, Gus Dur (lho?)
Bursa saham perusahaan
Inflasi ekonomi, wah perlu baca buku ekonomi makro nih
Amerika hobinya perang, tapi kayanya beda presiden, skrg presiden baru, obama
Aduh, pengen pipis euy. Nanti sore mau kemana ya (lho lagi, ga papa, tulis aja)
Emang orang Indonesia belum mandiri ya, sampe kena imbasnya, perlu baca Koran lagi
Banyak perusahaan gulung tikar dikarenakan, eh salah, dengan alasan efisiensi produktifitas karyawan

Hahaha, aneh ya?
Setelah selesai kita tuliskan semuanya, baru kita lihat lagi dari pertama, mulai proses pengeditan. mau ditambahin, dikurangi, atau divariasikan, atur-atur aja, yang penting mudah dicerna dan enak dibaca (setidaknya enak menurut kita sendiri, :))

masih bingung?

Begini analoginya. Kita menyimpan beberapa koin emas di sebuah celengan yang berisikan sebagian besarnya adalah uang koin biasa.

Pertanyaannya; bagaimana mengeluarkan emas itu dari celengan tersebut?
- Dibalikan terus digoyang-goyang sambil menunggu setiap koin yang keluar
- Pake alat penjepit untuk mencari koin emas tersebut
- Atau, keluarkan semua isinya di meja lalu tinggal kita ambil koin-koin emasnya

Menurut Anda, cara mana yang paling mudah? Poin yang ketiga sepertinya tips yang paling cepat dan efektif.

Proses menulis memerlukan daya ingat, pemahaman, dan wawasan yang tinggi juga jangan lupa-ini yang paling penting-menulis perlu kebiasaan. Makanya perlu trik, karena tidak semua dari kita mempunyai daya ingat dan wawasan yang luar biasa. Dari keterbatasan tersebut, yang saya ceritakan sekarang adalah salah satu cara yang paling saya senangi dalam proses membuat tulisan.

See, it's easy kan?

Untuk mengingatkan, waktu terus berjalan dan alam selalu menunggu setiap karya yang bisa kita hasillkan. Jadi kenapa tidak kita mulai dari sesuatu yang kita senangi.

Dengan catatan; setiap interpretasi orang lain tentu berbeda dengan cara pandang kita. Sebagai makhluk social-anda mungkin lebih paham dari pada saya-mempunyai hak, dan hak tersebut dibatasi oleh hak orang lain. Maksud saya sebelum hasil tulisan anda itu dipublikasikan, ada baiknya anda memahami isinya, dan sanggup bertanggung jawab atasnya. Kecuali tulisan tersebut hanya untuk konsumsi sendiri :) bebas.

Dicukupkan dulu nih, pegel, ntar nyambung lagi

jangan lupa kasih comment ya, ditunggu lho.. :)
trims

Wednesday, December 24, 2008

Bahasa Inggris?? Gampang!!

SAPA BILANG BAHASA INGGRIS ITU SULIT.BOONG ITU GAK BENER
ITU NAMANYA PITNAH,GAK PERCAYA?BACA DEH SENDIRI
DIJAMIN LIEUR MUMET BIN PUSING DEH…OKEH
SELAMAT LIEUR YA

*different river=lain kali
*owl dreams about themoon = seperti punguk merindukan bulan
*cut will=jangan putus asa
*that only why busy=gitu aja kok repot

* as will will =seakan-akan
* Headache seven around = pusing tujuh keliling
* Powder seven star = puyer bintang tujuh (obat sakit kepala)
* Not Play = Bukan main
* Sleeping Police = Polisi Tidur
* sit on hands = berpangku tangan
* As nice your belly button = Seenak udelmu
*River's proprerty =barangkali
*tortoise in a boat =kura-kura dalam perahu
* Your Granny = Embah Mu
* Your Bald = Gundul Mu
* Your Head Hard = Endasmu Atos
* Your Tooth Dry = Gigi lu kering
* Curly noodles = Mie Kriting
* Egg Eye Cow = Telor Mata Sapi, tapi ini tidak berlaku,apabila matanya Jereng.
* Eat Heart = Makan hati
* Hair Un = Rambutan ( Buah Rambutan )
* Mask Monkey = Topeng Monyet
* Ghost Panth = Celana Jin
* Melly Goes Slow = Penyanyi perempuan,mely guslow,si mely pergi pelan-pelan

KAMUS INI AKAN DITAMBAH SEIRING WAKTU DAN JAMAN BERLALU
(ENTAR KALO DAPET IDE BARU DITAMBAH DEH..Temen-temen barangkali mau nambahin.silahkan deh..kudoakan semoga PAHANYA BERLIPAT GANDA.HAHAHAHHA)
TIPS kalo pengen cepet pinter ngomong Inggris,gak boleh makan nasi,nanti ilmunya luntur
Harus makan BREAD,OJO MANGAN SEGO OKEH…

**dikutip dari imel temen

Apakah Tuhan menciptakan kejahatan?

Apakah Tuhan menciptakan segala yang ada? Apakah kejahatan itu ada? Apakah Tuhan menciptakan kejahatan? Seorang Profesor dari sebuah universitas terkenal menantang mahasiswa-mahasiswa nya dengan pertanyaan ini, "Apakah Tuhan menciptakan segala yang ada?".Seorang mahasiswa dengan berani menjawab, "Betul, Dia yang menciptakansemuanya". "Tuhan menciptakan semuanya?" Tanya professor sekali lagi. "Ya, Pak, semuanya" kata mahasiswa tersebut.

Profesor itu menjawab, "Jika Tuhan menciptakan segalanya, berarti Tuhan menciptakan Kejahatan. Karena kejahatan itu ada, dan menurut prinsip kita bahwa pekerjaan kita menjelaskan siapa kita, jadi kita bisa berasumsi bahwa Tuhan itu adalah kejahatan."

Mahasiswa itu terdiam dan tidak bisa menjawab hipotesis professor tersebut.Profesor itu merasa menang dan menyombongkan diri bahwa sekali lagi dia telah membuktikan kalau agama itu adalah sebuah mitos.

Mahasiswa lain mengangkat tangan dan berkata, "Profesor, boleh saya bertanya sesuatu?""Tentu saja," jawab si ProfesorMahasiswa itu berdiri dan bertanya, "Profesor, apakah dingin itu ada?""Pertanyaan macam apa itu? Tentu saja dingin itu ada. Kamu tidak pernah sakit flu?" Tanya si professor diiringi tawa mahasiswa lainnya. Mahasiswa itu menjawab, "Kenyataannya, Pak, dingin itu tidak ada. Menurut hukum fisika, yang kita anggap dingin itu adalah ketiadaan panas. Suhu -460F adalah ketiadaan panas sama sekali. Dan semua partikel menjadi diam dan tidak bisa bereaksi pada suhu tersebut. Kita menciptakan kata dingin untuk mendeskripsikan ketiadaan panas.

Mahasiswa itu melanjutkan, "Profesor, apakah gelap itu ada?" Profesor itu menjawab, "Tentu saja itu ada." Mahasiswa itu menjawab, "Sekali lagi anda salah, Pak. Gelap itu juga tidak ada. Gelap adalah keadaan dimana tidak ada cahaya. Cahaya bisa kita pelajari, gelap tidak. Kita bisa menggunakan prisma Newton untuk memecahkan cahaya menjadi beberapa warna dan mempelajari berbagai panjang gelombang setiap warna. Tapi Anda tidak bisa mengukur gelap. Seberapa gelap suatu ruangan diukur dengan berapa intensitas cahaya di ruangan tersebut. Kata gelap dipakai manusia untuk mendeskripsikan ketiadaan cahaya.

"Akhirnya mahasiswa itu bertanya, "Profesor, apakah kejahatan itu ada?" Dengan bimbang professor itu menjawab, "Tentu saja, seperti yang telah kukatakan sebelumnya. Kita melihat setiap hari di Koran dan TV. Banyak perkara kriminal dan kekerasan di antara manusia. Perkara-perkara tersebut adalah manifestasi dari kejahatan."Terhadap pernyataan ini mahasiswa itu menjawab, "Sekali lagi Anda salah, Pak.

Kejahatan itu tidak ada. Kejahatan adalah ketiadaan Tuhan. Seperti dingin atau gelap, kejahatan adalah kata yang dipakai manusia untuk mendeskripsikan ketiadaan Tuhan. Tuhan tidak menciptakan kejahatan. Kejahatan adalah hasil dari tidak adanya kasih Tuhan di hati manusia. Seperti dingin yang timbul dari ketiadaan panas dan gelap yang timbul dari ketiadaan cahaya."Profesor itu terdiam.

Nama mahasiswa itu adalah Albert Einstein. Kisah Nyata.